HUT RI #81

Tausiah Habib Haedar Jadilah Rokaba yang Penuh Cinta

D
Dudiyono
28 Feb 2022
800x dibaca
SHARE

Purwokerto: Rohis Kabupaten Banyumas (ROKABA) masa khidmat 2021-2022 menggelar peringatan

Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H. Kegiatan yang bertema Wujudkan Kualitas Akhlak dan Ibadah dari Perjalanan yang Agung di Era Digital ini diisi dengan tausiah dan salawat oleh Habib Haidar Alwi Assegaf. Kegiatan dilaksanakan secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan di Aula AL Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kab. Banyumas dan juga online melalui Zoom Meeting pada Minggu (27/2) yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Kasi Pendidikan Madrasah, Kasi Pendidikan Agama Islam dan Ketua MGMP PAI SMA Kab. Banyumas selaku Pembina ROKABA.

 

Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Banyumas dalam sambutan pembuka sekaligus memberikan motivasi kepada peserta kegiatan menyampaikan, “kami sangat bahagia hari ini dan apresiasi yang mendalam atas kreativitas Rokaba yang telah melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW kali ini. Kegiatan ini dapat terlaksana tentu karena kerjasama yang bagus diantara pengurus Rokaba dan senantiasa berkordinasi dan bersinergi dengan Kemenag Banyumas serta para pembina”.

 

“Sebagai generasi hebat masa depan setidaknya para remaja yang tergabung dalam Rokaba ini dibekali dengan beberapa hal, diantaranya harus rajin membaca dan menulis. Dengan rajin membaca dan menulis kalian akan menjadi generasi hebat yang berwawasan luas dan memiliki karya yang bermanfaat bagi masyarakat”, jelas Akhsin.

 

Habib Haidar Alwi Assegaf selaku penceramah, dalam tausiah dan motivasinya kepada Rokaba menyampaikan, “Sebagai generasi mudah yang hebat agar dalam menjalani proses kehidupannnya selamat maka harus senantiasa meningkatkan mahabbahnya kepada Rasul, Tingkatkan cinta kita kepada Rasulullah SAW, dengan kita mencintai Rasulullah itu sebagai wasilah kita untuk senantiasa dekat dan cinta Allah Swt. Disamping cinta Allah, Rasulullah tidak kalah pentingnya juga kita harus senantiasa mencintai orang tua dan guru-guru kita”, jelasnya.

 

Mnurut habib Haedar, “setidaknya ada beberapa ciri seorang remaja yang memiliki rasa cinta yakni dalam mencintai Allah, Rasul dan Orang tuanya, diantaranya; pertama, Ia akan senantiasa menyebut namanya. Maksudnya ketika seorang remaja betul-betul mencintai Allah maka Ia akan senantiasa menyebut Asma-Nya dengan berdzikir dan senantiasa menyebut nama Rasulullah dengan memperbanyak membaca Salawat kepada Nabi. Demikian halnya kepada orang tua dan gurunya maka Ia akan senantiasa mendoakannya”, jelasnya.

 

Kedua, akan senantiasa merasakan kerinduan, ciri remaja yang mencintai Ia akan merasa kangen, yakni kangen kepada yang dicintainya itu yaitu Rindu Allah, Rasul, Orang tua dan Gurunya. Ketiga, rela berkorban. Remaja yang mencintai Allah dan Rasulnya Ia akan rela berkorban dengan penuh ketulusan. Ia akan tulus untuk mengabdikan dirinya sebagai hamba kepada Allah dengan tulus beribadah, akan tulus menjadikan Rasulullah untuk menjadi teladan dalam hidupnya dan tulus senantiasa hurmat dan ta’dzim kepada orang tua serta gurunya. Keempat, akan senantiasa mengutamakan terhadap apa yang dicintainya itu, artinya ketika remaja benar-benar mencintai Allah maka dalam kehidupannya akan menjadian Allah, Rasul dan Orang tua sebagai skala prioritas untuk ketaatannya. Ia akan lebih mengutamakan ibadah kepada Allah, menjaga akhlak sesuai tuntunan Rasulullah dan menjalani pesan-pesan kebaikan yang disampaikan oleh orang tua dan gurunya, jelas Habib Haedar.

 

Lebih lanjut Habib Haedar menyampaikan, “semogga dengan pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj ini Rokaba sebagai bagian dari generasi muda akan menambah mahabbah (kecintaan) kepada Rasulullah sehingga meneladani beliau dan menjadikan akhlak dan perilaku remaja menjadi akhlak yang karimah karena sesuai tuntunan Allah dan Rasulnya. Karena dengan demikian hal ini menjadi modal yang besar untuk meraih dan menjadi generasi muda yang sukses, salih dan salihah”.

 

Di era digital yang serba cepat informasi ini dapat berdampak positif maupun negatif, semua tergantung kadar keimanan kita yang nantinya mempengaruhi perilaku kita. Oleh karenanya sebagai generasi muda agar memperoleh kesuksesan masa depan harus sudah mulai dibentuk dari sekarang, karena apa yang dilakukan sekarang itu sangat mempengaruhi masa depannya. Untuk memperoleh kesuksesan masa depan pikirkanlah dari sekarang dan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya. Untuk meraih kesuksesan itu kuncinya yaitu jangan pernah membuat sedih orang tua, hurmati guru agar memperoleh ilmu yang berkah, tidak membenci kepada guru, dan memiliki semangat yang tinggi untuk menjalani dan mewujudkan cita-cita masa depannya , Jelas Habib Haedar.

 

Diakhir tausiahnya Habib Haedar berharap, “Semoga generasi muda yang tergabung dalam organisasi Rokaba kepdepan tidak hanya menjadi penonton, namun jadilah pemain, pelopor dan teladan bagi yang lain untuk senantiasa menyemai kebaikan. Jangan menjadi generasi muda yang minder tetapi memiliki spirit yang tinggi untuk wujudkan impian dengan landasan nilai-nilai Islami. Tetap semangat untuk meraih masa depan dan jangan mudah terpengaruh dengan berita-berita hoax, maka di era digital ini kuasai media sosial dengan enantiasa memposting berbagai hal yang positif dan bermanfaat”, pungkanya. (DU)