HUT RI #81

Tumbuhkan Empathy dan Kepedulian Sosial: Penyuluh Gerakkan Tradisi Berbagi Makanan

Oleh Pokjaluh
SHARE

Banyumas – Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berkomitmen menghidupkan nilai-nilai kepedulian di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Melalui penyuluh agama Islam, Joharulloh, menggerakkan tradisi berbagi makanan yang berpusat di Mushola Al Jihad, Desa Cikakak. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata dalam mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa empati antarwarga setempat. Jumat (18/09)

Gerakan kebaikan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan para jamaah yang secara sukarela menyumbangkan serta mengolah makanan untuk dibagikan. Suasana kebersamaan dan kegotongroyongan tampak hangat sejak persiapan hingga pembagian makanan berlangsung di area kompleks mushola.

Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Joharulloh, menekankan bahwa tradisi berbagi makanan bukan sekadar kegiatan rutin pengisian perut, melainkan sarana efektif untuk mengasah rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, memberi dan memperhatikan tetangga yang membutuhkan merupakan cerminan dari keimanan seorang muslim yang diajarkan dalam ajaran Islam.

Kehadiran program keagamaan berbasis kepedulian lingkungan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari warga sekitar Mushola Al Jihad Cikakak. Selain memperkuat solidaritas warga, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog dan ajang cangkrukan positif untuk membahas berbagai kegiatan pembinaan keagamaan di desa tersebut.

Melalui penguatan tradisi berbagi makanan ini, KUA Wangon berharap semangat gotong royong dan empati sosial dapat terus terjaga dan menular ke wilayah lainnya. Kegiatan di Mushola Al Jihad Cikakak ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan warga serta keberlanjutan program-program kemasyarakatan di Kecamatan Wangon. (jhr)