Zakat TPG PAI SD Disalurkan Untuk Guru Wiyata Bhakti

Oleh HUMAS
SHARE

Zakat mal adalah kewajiban yang harus dikeluarkan bagi setiap orang yang memiliki harta sesuai dengan ketentuannya. Sebagaimana para guru agama di sekolah dasar yang menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) juga menyalurkan zakatnya melalui Unit Pengelola Zakat (UPZ) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas.


Kerjasama yang baik ini antara KKGPAI SD dengan UPZ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas mulai dilaksanakan pada bulan Desember 2020 yang lalu. Setiap periode pencairan akan secara rutin dan atas dasar kerelaan semua guru agama menyetorkan zakatnya ke UPZ. Dari hasil perolehan zakat ini disalurkan untuk para mustahiq sesuai dengan ketentuan dan sebagian adalah para guru agama yang masih wiyata bhakti di Kabupaten Banyumas.
Bersamaan dengan kegiatan Pembukaan Lomba MAPSI SD Virtual dan Doa Bersama yang diselenggrakan setiap tahunnya, KKGPAI SD Kabupaten Banyumas pada hari Jum'at, 1 Oktober 2021 menyalurkan zakat kepada para guru agama wiyata bhakti. 


"Besaran pentasharrufan zakat yang diterimakan kepada para guru agama wiyata bhakti tersebut senilai 500 ribu rupiah setiap orangnya. Semoga bisa menambah kesejahteraan bagi para guru di lingkungan Kabupaten Banyumas dan semakin berkah bagi para muzakki-nya," jelas Panji Nugroho selepas kegiatan pentasharrufan. 


Akhsin Aedi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menambahkan, "Kegiatan yang positif ini semoga bisa terus berjalan dan memberi manfaat bagi para penerimanya. Perolehan zakat yang terkumpul pada bulan September 2021 sejumlah 78 juta rupiah. Walaupun belum begitu banyak yang diterimakan kepada masing-masing orang, semoga bisa memberi motivasi dan lebih semangat lagi dalam mendidik serta menyampaikan ilmu kepada para peserta didik di sekolah dasar."


Sutikno Kepala Bidang PSD Dinas Pendidikan Kabupaten  Banyumas berpesan, "Tingkatkan kualitas peserta didik kita dengan meningkatkan kualitas diri kita. Teruslah bersemangat dalam mendidik agar bisa maksimal dalam menciptakan generasi bangsa." (Du/Tum)