Apel Senin MTs Nurul Iman Cikembulan Berlangsung Khidmat, Tanamkan Disiplin, Karakter, dan Semangat Belajar Siswa
Pekuncen – Halaman MTs Nurul Iman Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, kembali dipenuhi barisan siswa berseragam rapi saat apel pagi rutin hari Senin digelar. Kegiatan yang berlangsung setiap awal pekan ini menjadi sarana menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, cinta tanah air, serta semangat belajar bagi seluruh warga madrasah. Senin (26/10)
Sejak pagi, siswa sudah berdatangan dengan seragam lengkap beserta atributnya. Sebagian terlihat saling merapikan dasi dan topi sebelum bel tanda masuk berbunyi. Begitu bel terdengar, mereka bergegas menuju lapangan dan menempati barisan sesuai kelas masing-masing. Para guru berdiri di sisi lapangan untuk mendampingi dan memastikan barisan tertata rapi.
Petugas apel yang berasal dari siswa telah bersiap di posisi masing-masing. Mulai dari pemimpin upacara, pembawa bendera, pembaca teks Pancasila, pembaca UUD 1945, hingga pembaca doa, semuanya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Apel diawali dengan penghormatan kepada pembina apel. Selanjutnya, bendera Merah Putih dikibarkan diiringi lagu Indonesia Raya. Seluruh peserta mengikuti dengan sikap sempurna dan penuh khidmat. Suasana lapangan hening, hanya terdengar suara komando dan nyanyian para peserta yang bersatu dalam semangat kebangsaan.
Dalam amanatnya, pembina apel mengingatkan siswa agar senantiasa menjaga kedisiplinan, baik dalam hal kehadiran, berpakaian, bertutur kata, maupun bersikap di lingkungan madrasah. "Disiplin adalah kunci keberhasilan. Datang tepat waktu, hormat kepada guru, menjaga kebersihan, dan bersungguh-sungguh dalam belajar akan membawa kalian menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berprestasi," pesannya.
Pembina juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan, terutama menjelang pergantian musim. Siswa diimbau rajin mencuci tangan, menjaga pola makan, serta tidak jajan sembarangan. Selain itu, siswa diingatkan untuk menjaga nama baik madrasah, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Usai amanat, disampaikan sejumlah informasi penting terkait agenda madrasah pekan ini, di antaranya jadwal kegiatan belajar mengajar, kegiatan ekstrakurikuler, serta agenda lain yang perlu dipersiapkan siswa. Guru piket juga melakukan pembinaan singkat, termasuk pengecekan kerapian seragam, kuku, dan rambut siswa. Hal ini dilakukan bukan untuk menghukum, melainkan membiasakan siswa hidup tertib dan bersih.
Dalam kesempatan itu, madrasah juga memberikan apresiasi kepada siswa yang berprestasi atau menjadi petugas terbaik. Penghargaan ini diharapkan memotivasi siswa lain untuk terus berusaha dan menunjukkan sikap terbaik.
Salah satu siswa yang bertugas mengaku bangga dapat berpartisipasi. "Awalnya gugup, tapi senang bisa jadi petugas. Jadi belajar berani dan bertanggung jawab," tuturnya.
Bagi madrasah, apel Senin bukan sekadar rutinitas mingguan. Kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter siswa: tertib, bertanggung jawab, cinta tanah air, dan menghargai waktu. Melalui apel, siswa belajar berdiri tegak, mendengarkan arahan, mengikuti aturan, dan bekerja sama sebagai satu keluarga besar.
Para guru menilai kebiasaan ini berdampak positif pada suasana belajar. Siswa yang terbiasa disiplin cenderung lebih siap dan fokus saat mengikuti pelajaran di kelas.
Rangkaian apel ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan pembubaran barisan secara tertib. Siswa kemudian memasuki kelas masing-masing dengan wajah segar dan semangat untuk memulai pembelajaran. Dengan terlaksananya apel rutin ini, MTs Nurul Iman Cikembulan berharap budaya disiplin, kebersamaan, dan kecintaan pada tanah air terus tumbuh, sehingga tercipta lingkungan belajar yang tertib, nyaman, dan penuh prestasi.
