HUT RI #81

Tanamkan Kesabaran dan Keteguhan Iman Sejak Dini, Penyuluh KUA Jatilawang Edukasi Santri TPQ Lewat Kisah Nabi Nuh AS

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
26 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 26-10-2026 14:15
SHARE

Jatilawang – Muhammad Taubah, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, memberikan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) kepada para santri TPQ Nurul Huda tentang meneladani sifat Nabi Nuh AS. Kegiatan ini menjadi ikhtiar menanamkan nilai kesabaran, keteguhan iman, dan ketaatan kepada Allah SWT sejak usia dini. Senin (26/10)

Dalam penyampaiannya, Muhammad Taubah mengajak para santri memahami bahwa Nabi Nuh AS merupakan teladan kesabaran dalam berdakwah. Meski menghadapi penolakan dan tantangan dalam waktu yang panjang, beliau tidak berhenti mengajak kaumnya menuju jalan Allah SWT. Keteguhan tersebut mengajarkan bahwa kebaikan harus terus diperjuangkan, sekalipun tidak selalu mendapat sambutan.

Ia juga mengingatkan bahwa meneladani Nabi Nuh AS dapat dimulai dari hal-hal sederhana: rajin mengaji, menghormati orang tua dan guru, berkata jujur, serta tetap berbuat baik ketika menghadapi kesulitan. Sebab, akhlak mulia tidak tumbuh dalam sehari, melainkan dipupuk melalui kebiasaan baik yang dilakukan dengan istiqamah.

Melalui Bimluh ini, para santri diharapkan tidak hanya mengenal kisah para nabi, tetapi juga mampu menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Kesabaran mengajarkan kita untuk tidak menyerah, iman menguatkan langkah agar tidak goyah, dan keteladanan para nabi menerangi jalan menuju rida Allah SWT. Sebab, generasi berakhlak mulia tidak hanya dibentuk oleh ilmu yang didengar, tetapi juga oleh kebaikan yang terus diamalkan.