Bawakan Tema Cinta, Penyuluh Agama Meriahkan Pertemuan DWP Kabupaten Banyumas

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Suasana khidmat sekaligus hangat memenuhi Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas saat Pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banyumas digelar. Muhammad Zainur Rakhman, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Wangon, didapuk menjadi pembicara kultum dengan mengusung tema cinta yang menyentuh hati para peserta. Rabu (22/07)

Dalam kultumnya, Zainur menjelaskan bahwa setiap manusia adalah pejalan menuju Tuhan melalui jalur masing-masing. Perjalanan tersebut, kata dia, adalah perjalanan ke dalam batin yang melewati beberapa tahapan penting.

“Tahap pertama adalah Shadr, hati yang berkesadaran, ketika seseorang menyadari bahwa dirinya bukan hanya entitas jasmani, tetapi juga ruhani. Kemudian ‘Aql, hati yang berpikir, menimbang mana yang benar dan mana yang salah. Lalu Qalbu, hati yang berbolak-balik. Tahap keempat Fuad, hati yang berpengetahuan, di mana seseorang sudah paham dan tidak lagi memiliki pertanyaan besar dalam hidupnya. Terakhir, di inti terdalam adalah Lubb, hati yang mencinta, yaitu hati yang tidak ada lagi kebencian di dalamnya kepada siapa pun. Hati yang penuh kasih dalam memandang setiap orang,” papar Zainur.

Menurutnya, cinta menjadi jalan tercepat menuju Tuhan. Ia pun menyentil peran penting seorang ibu sebagai “Kramat kehidupan”. Dalam batin seorang ibu, terdapat “tombol kehidupan” bagi suami dan anak-anak laki-lakinya.

“Jika tombol batin ibu penuh dengan cinta, pangestu, dan ketenangan, maka kehidupan suami dan anak-anaknya akan penuh kemudahan dan kesuksesan. Sebaliknya, jika ada ganjalan, keresahan, atau kemarahan, itu akan berimbas pada banyak halangan dan rintangan dalam keluarga,” tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DWP Kabupaten Banyumas, Ibu Ibnu Asaddudin, beserta Ketua DWP Kabupaten Wonosobo, Ibu Edi Sungkowo. Para peserta DWP tampak menyimak kultum dengan sungguh-sungguh. Sesekali ruangan dipenuhi tawa dan diakhiri tepuk tangan meriah.

Dalam penutupannya, Zainur menyampaikan pesan yang menggugah tentang peran suami. “Hanya laki-laki yang bisa meratukan (menyenangkan) perempuannya yang layak menjadi King. Queen pasangannya adalah King. Maka suami terbaik adalah yang bisa ngemong dan meratukan istrinya,” katanya.

Acara berlangsung meriah dan penuh hikmah, memperkuat semangat kebersamaan serta nilai-nilai keluarga di kalangan anggota DWP Kabupaten Banyumas.(znr)