Ciptakan Lingkungan Sehat, Puskesmas Gencarkan Skrining TBC di Pondok Pesantren
Oleh HUMAS
Banyumas – Menindaklanjuti Surat Edaran Sekertariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 8 Tahun 2025 tentang Skrining TBC, Puskesmas Kembaran I melaksanakan deteksi aktif TBC di lingkungan pondok pesantren. Salah satu sasaran utama kegiatan ini adalah Pondok Pesantren Raudhotut Tholibin Kembaran. Sabtu (22/11)
Program skrining TBC dengan CKG (Chest X-ray Guided) dan Speling (Skrining Penyakit Menular Langsung) ini bertujuan utama untuk mencegah penyebaran TBC di kalangan santri yang tinggal berdekatan, serta menemukan kasus sedini mungkin melalui deteksi aktif. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran santri dan pengelola pesantren mengenai TBC dan cara pencegahannya.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh santri dan pengurus Pondok Pesantren Raudhotut Tholibin, baik putra maupun putri, diawali dengan penyuluhan TBC oleh petugas Puskesmas. Penyuluhan mencakup informasi penting tentang gejala TBC, seperti batuk lebih dari dua minggu, demam, keringat malam, dan penurunan berat badan.
Proses pemeriksaan dimulai dengan skrining awal, termasuk pengukuran tinggi badan dan berat badan, diikuti dengan pemeriksaan gejala klinis.
Santri yang ditemukan memiliki keluhan yang mengarah pada TBC akan diarahkan untuk skrining lebih lanjut, yaitu tes dahak menggunakan alat portable yang disediakan langsung di lokasi pesantren untuk memastikan diagnosis secara akurat dan cepat.
Pihak Pondok Pesantren Raudhotut Tholibin Kembaran menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Mereka menilai bahwa Skrining TBC sangat penting demi masa depan santri, memastikan kesehatan mereka terjaga guna mewujudkan generasi emas 2045 yang sehat dan produktif.
