Esensi Implementasi Makna Isra Mikraj di SMANRA

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - SMA Negeri 1 Rawalo (SMANRA) menggelar kegiatan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang berlangsung khidmat di Masjid Hidayatusshibyan dan halaman sekolah. Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh Kepala Sekolah, para Wakil Kepala Sekolah, guru, karyawan, serta seluruh murid kelas X, XI, dan XII sebagai bagian dari penguatan spiritual dan karakter peserta didik. Kamis (22/01)

Dalam tausiyahnya, Dudiyono selaku pembicara menekankan pentingnya esensi implementasi makna Isra Mikraj di tengah kehidupan generasi digital native. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk menegakkan salat dan menghadirkan makna salat dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, maupun dengan lingkungan alam. Salat tidak hanya dipahami sebagai ritual, tetapi sebagai fondasi pembentukan karakter dan akhlak mulia.

Lebih lanjut, Dudiyono juga menguatkan semangat peserta didik agar terus menuntut ilmu sebagai bekal menguasai sains dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan. Ia menegaskan pentingnya menjaga iman di setiap lini kehidupan, tetap berkarakter, serta menumbuhkan sikap ta’dzim kepada orang tua dan guru sebagai kunci keberkahan ilmu dan masa depan.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Rawalo, Bambang Yuniarto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas suksesnya kegiatan tersebut berkat sinergi seluruh lini sekolah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 7 (tujuh) Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), khususnya beribadah dan gemar belajar, serta wujud nyata penguatan 8 dimensi profil lulusan, antara lain ketakwaan, komunikasi, dan sinergitas. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai generasi hebat di masa depan.