HUT RI #81

KUA Wangon Edukasi Jamaah Yasin Tahlil tentang Layanan KUA di Lingkungan Masyarakat

KUA Wangon
KUA Wangon
30 Okt 2026
16x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 30-10-2026 16:08
SHARE

 

Wangon – Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai pendekatan yang komunikatif dan edukatif. Salah satunya dilakukan oleh Jabatan Fungsional Umum (JFU) KUA Wangon dengan memberikan edukasi tentang berbagai layanan KUA kepada jamaah Yasin dan Tahlil di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di sela-sela acara keagamaan sebagai sarana menyampaikan informasi secara langsung kepada warga. Jum'at (30/10)

Dalam kesempatan tersebut, JFU KUA Wangon, Santo, menyampaikan informasi mengenai berbagai jenis pelayanan yang tersedia di KUA, mulai dari pelayanan administrasi pernikahan, konsultasi keluarga, bimbingan perkawinan, informasi wakaf, hingga layanan keagamaan lainnya. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami prosedur pelayanan sehingga tidak mengalami kesulitan ketika membutuhkan layanan KUA.

Santo menjelaskan bahwa KUA bukan hanya tempat mengurus administrasi pernikahan, tetapi juga menjadi pusat pelayanan dan pembinaan keagamaan bagi masyarakat. Menurutnya, penyampaian informasi melalui kegiatan Yasin dan Tahlil merupakan langkah efektif karena dapat menjangkau warga secara langsung dalam suasana kekeluargaan.

“Melalui kesempatan berkumpul bersama jamaah Yasin dan Tahlil, kami ingin memberikan pemahaman bahwa KUA hadir untuk melayani masyarakat dengan berbagai jenis pelayanan. Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk datang ke KUA apabila membutuhkan informasi, konsultasi, maupun pelayanan keagamaan lainnya,” ungkap Santo.

Salah seorang warga menyambut baik kegiatan edukasi tersebut karena memberikan tambahan pengetahuan mengenai tugas dan fungsi KUA. Warga menyampaikan bahwa informasi yang disampaikan secara langsung di lingkungan masyarakat lebih mudah dipahami dan bermanfaat. KUA Wangon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pendekatan jemput bola, komunikasi yang humanis, serta penguatan sinergi dengan masyarakat guna mewujudkan pelayanan keagamaan yang mudah, cepat, transparan, dan prima.(30/10)