Meramu Pembelajaran dengan Hati: Workshop Kurikulum Berbasis Cinta Hadirkan Inspirasi Baru
Oleh HUMAS
Banyumas - MTs Negeri 3 Banyumas menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta yang menghadirkan rona kehangatan serta percikan inspirasi di setiap sudut ruangan. Kegiatan dibuka dengan sambutan penuh makna dari Kepala Madrasah, Sudir, yang mengingatkan bahwa pendidikan yang sejati lahir dari sentuhan hati. Beliau mengajak para guru untuk menenun suasana belajar yang ramah, teduh, dan memerdekakan, sehingga setiap peserta didik dapat tumbuh dengan jiwa yang utuh dan bahagia. Selasa (02/12)
Workshop menghadirkan narasumber dari MTsN 1 Banjarnegara, Yuniyati, sosok pendidik yang dikenal dengan pendekatan humanis dan penuh empati. Dalam pemaparannya, beliau mengajak guru-guru memahami esensi “pembelajaran mendalam” dan menjadi guru yang asyik, kreatif dan menyenangkan, yaitu pembelajaran yang tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga mampu membangun pengalaman, nilai, dan kesadaran diri peserta didik.
Sepanjang sesi, guru-guru terlibat aktif berdiskusi dan mempraktikkan strategi pembelajaran yang berlandaskan cinta—mulai dari komunikasi yang lembut, asesmen yang adil, hingga penguatan karakter yang hangat dan memotivasi. Suasana workshop menjadi hidup, reflektif, dan menggerakkan setiap peserta untuk kembali menghadirkan hati dalam setiap proses belajar mengajar.
Sebagai penutup, kegiatan hari ini bukan sekadar workshop, tetapi sebuah perjalanan untuk kembali menempatkan cinta sebagai pusat dari setiap proses pendidikan. MTs Negeri 3 Banyumas percaya bahwa guru yang mengajar dengan hati akan melahirkan generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berempati. Semoga semangat yang tumbuh pada sesi ini terus mengalir ke ruang-ruang kelas, menjadi energi baru yang menggerakkan perubahan dan menghadirkan madrasah yang semakin hangat, humanis, dan penuh makna.(Humas MTsN3)
