MTs dan MA Raudhotut Tholibin Gelar IHT Kurikulum Berbasis Cinta

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Dalam upaya bertransformasi menuju pendidikan yang lebih humanis dan berkualitas, MTs dan MA Raudhotut Tholibin Kembaran menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) pada hari ini. Mengangkat tema besar "Pembelajaran Mendalam, Kurikulum Berbasis Cinta, dan Implementasi KMA 1503," kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan. Rabu (14/01/26)

Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan narasumber ahli, Siti Muflikhah, yang merupakan Pengawas Madrasah setempat. Kehadirannya memberikan angin segar bagi para guru dalam memahami paradigma baru pendidikan di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh pimpinan kedua satuan pendidikan. Kepala MTs Raudhotut Tholibin, Dama, dalam sambutannya menekankan pentingnya bagi para guru untuk terus memperbarui (upgrade) kompetensi mereka agar relevan dengan perkembangan zaman.

Senada dengan hal tersebut, Kepala MA Raudhotut Tholibin, Ari Sukmawati, menambahkan bahwa kolaborasi antara MTs dan MA dalam satu naungan yayasan sangat penting untuk menciptakan kesinambungan kurikulum yang berpihak pada siswa.

Dalam paparan materinya, Siti Muflikhah menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukanlah sekadar konsep teoritis, melainkan pendekatan di mana guru mengajar dengan empati dan pemahaman mendalam terhadap karakter unik setiap siswa.
"Pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tapi bagaimana kita menyentuh hati siswa. Dengan cinta, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) akan tercipta secara alami karena siswa merasa nyaman dan dihargai," ujar Siti Muflikhah di sela-sela materinya.

Selain itu, sesi ini juga mengupas tuntas mengenai KMA 1503, regulasi terbaru yang menjadi panduan dalam tata kelola dan kurikulum madrasah. Para peserta diajak untuk membedah poin-poin penting dalam KMA tersebut agar implementasinya di kelas dapat berjalan optimal dan sesuai aturan yang berlaku.

IHT ini diikuti dengan antusias oleh seluruh Kepala Madrasah (Kamad) serta guru-guru dari jenjang MTs maupun MA. Diskusi interaktif mewarnai jalannya acara, di mana para guru berbagi pengalaman mengenai tantangan mengajar di kelas dan bagaimana mengatasinya melalui pendekatan pembelajaran mendalam.

Diharapkan, melalui pelatihan ini, MTs dan MA Raudhotut Tholibin Kembaran mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak dan karakter yang kuat sesuai dengan semangat kurikulum berbasis cinta.