Pengawas Madrasah Dorong Growth Mindset Guru MTs Muhammadiyah Wangon
Oleh HUMAS
Banyumas – MTs Muhammadiyah Wangon terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kepatuhan terhadap regulasi terbaru. Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan kegiatan In House Training (IHT) terkait Implementasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025, yang dilaksanakan. Sabtu (07/02/26).
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pendidik dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi kurikulum terbaru yang akan segera diterapkan.
Kepala MTs Muhammadiyah Wangon, Riyo Hartini, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pengawas Madrasah yang bersedia hadir langsung sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya keseriusan para guru dalam mengikuti pelatihan ini.
"Saya berharap seluruh guru dapat mengikuti kegiatan IHT ini dengan tuntas. Hal ini sangat krusial agar bapak dan ibu guru dapat segera mengimplementasikannya dalam penyusunan perencanaan serta pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan regulasi baru," ujar Riyo Hartini.
Hadir sebagai narasumber sekaligus pembimbing, Pengawas Madrasah, Istikomah, memaparkan poin-poin penting dari KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa regulasi ini wajib mulai diimplementasikan di lingkungan madrasah pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Dalam sesi pemaparannya, Istikomah menyatakan komitmennya untuk mendampingi pihak madrasah dalam proses transisi ini. "Kami siap mendampingi dan membimbing madrasah dalam penyusunan perubahan dokumen kurikulum yang diperlukan," tegas Istikomah.
Lebih jauh, Istikomah juga mengingatkan para pendidik mengenai pentingnya adaptabilitas. Menurutnya, di era digital yang berubah cepat, kompetensi teknis saja tidak cukup. "Pola pikir bertumbuh (growth mindset) harus dimiliki oleh semua guru. Dengan pola pikir ini, guru akan selalu siap sedia dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital seperti sekarang ini," pungkasnya. (Isti)
