Penyuluh KUA Gumelar Sampaikan Keutamaan Dzikir di Majelis Taklim Baiturrahman Cihonje
Oleh HUMAS
Gumelar – Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar melalui Penyuluh Agama Islam fungsional kembali melaksanakan pendampingan dan penyuluhan keagamaan rutin. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Majelis Taklim (MT) Baiturrahman, RW 17, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Jumat (17/04)
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh puluhan jamaah setempat, tema yang diangkat adalah "Fadhilah Dzikir" (Keutamaan Mengingat Allah). Materi ini dipilih untuk memperkuat spiritualitas masyarakat serta memberikan pemahaman mendalam mengenai manfaat dzikir dalam kehidupan sehari-hari, baik secara ruhani maupun sosial.
Dalam penyampaiannya, tim penyuluh menekankan beberapa keutamaan dzikir (Fadhail al-Dzikir) yang merujuk pada dalil-dalil syar'i, di antaranya:
- Ketenangan Hati: Sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur'an, bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram (lithmainnal qulub).
- Derajat di Sisi Allah: Dzikir merupakan amalan yang paling ringan di lisan namun memiliki timbangan yang berat di akhirat.
- Benteng Diri: Menjadikan dzikir sebagai rutinitas pagi dan petang sebagai upaya perlindungan diri dari hal-hal negatif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan KUA Kecamatan Gumelar untuk memastikan kehadiran negara dalam bimbingan mental dan keagamaan hingga ke tingkat RW.
Masyarakat Desa Cihonje, khususnya jemaah RW 17, menyambut antusias kehadiran para penyuluh. Dialog interaktif juga terjadi saat sesi tanya jawab, di mana jemaah berkonsultasi mengenai tata cara dzikir yang ma'tsur (sesuai tuntunan Nabi SAW).
Dengan adanya penyuluhan rutin ini, diharapkan indeks kesalehan umat di wilayah Kecamatan Gumelar terus meningkat dan silaturahmi antara aparatur sipil negara (ASN) dengan warga tetap terjaga dengan erat.
