HUT RI #81

Penghulu Muda KUA Tekankan Peran Keluarga sebagai Madrasah Pertama Catin

KUA KEMRANJEN
KUA KEMRANJEN
04 Feb 2026
30x dibaca
SHARE

Banyumas - Telah berlangsung acara penting di Balai Nikah KUA Kemranjen, di mana Galih Lukman Hakim, penghulu muda yang energik, melaksanakan tugas pemeriksaan dan validasi berkas calon pengantin, Arifin dan Harsiti, yang didampingi oleh Rokhmat selaku wali nikah. Dalam kesempatan tersebut, Galih tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi juga menyampaikan nasihat yang penuh makna mengenai peran keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Senin (02/02)

Sebagai penghulu yang berjiwa muda, Galih menekankan betapa pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam membentuk karakter dan akhlak anak. "Keluarga adalah madrasah pertama (madrasatul ula) bagi anak," ujarnya dengan semangat. Ia menjelaskan bahwa rumah adalah tempat pertama di mana anak belajar tentang kehidupan. Disinilah mereka mulai mengenal emosi, bersosialisasi, dan mengembangkan perilaku yang akan memengaruhi kepribadian mereka di masa depan.

Nasihat ini bukan sekadar kata-kata semata, melainkan sebuah panggilan untuk setiap orang tua agar lebih sadar akan tanggung jawab besar dalam mendidik anak. Galih menyoroti bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga yang menjadi fondasi awal dalam pembentukan karakter anak. Dengan kedalaman ilmu dan kepedulian terhadap generasi mendatang, ia berharap calon pengantin ini dapat menyadari betapa pentingnya kerjasama dalam membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera.

Kehadiran penghulu muda seperti Galih Lukman Hakim membawa semangat baru dalam dunia pernikahan. Melalui nasihat dan inspirasi yang diberikan, diharapkan setiap pasangan calon pengantin dapat memahami betapa kuatnya peran mereka dalam menciptakan generasi yang berkualitas. Sebuah keluarga yang baik dimulai dari pondasi yang kokoh, dan itu harus dibangun dengan cinta, pengertian, serta nilai-nilai positif yang ditanamkan sejak dini.

Dengan demikian, peran keluarga sebagai madrasah pertama bukan hanya sebuah slogan, tetapi merupakan tanggung jawab nyata yang harus dijalani oleh setiap orang tua. Penekanan ini menjadi semakin relevan di era modern, di mana tantangan dalam mendidik anak semakin kompleks. Mari kita ingat selalu, bahwa pendidikan terbaik sering kali dimulai dari rumah. (glh)