Penyuluh KUA Wangon Hadiri Rutinan Ahad Kliwon PAC Fatayat NU Wangon
Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon, Fidoh, menghadiri kegiatan rutinan Ahad Kliwon Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Wangon. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan semangat kebersamaan di kalangan perempuan muda Nahdlatul Ulama. Kehadiran penyuluh agama Islam dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat dan organisasi keagamaan. Senin (26/10)
Rutinan Ahad Kliwon berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias sebagai wujud komitmen dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat peran Fatayat NU dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan rutin semacam ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan spiritual, peningkatan wawasan keislaman, dan penguatan solidaritas antaranggota.
Fidoh menyampaikan bahwa kegiatan rutinan keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga semangat beribadah dan memperkuat persaudaraan. “Melalui rutinan Ahad Kliwon ini, kita dapat terus menjaga silaturahmi, menambah ilmu agama, dan memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga serta masyarakat yang religius. Semoga Fatayat NU Wangon senantiasa istiqamah dalam kegiatan positif yang membawa manfaat bagi umat,” ungkap Fidoh.
Para pegawai KUA Wangon menyambut baik keikutsertaan penyuluh agama Islam dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan tersebut. Menurut mereka, sinergi antara KUA dan organisasi keagamaan merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan bimbingan keagamaan di tengah masyarakat. Kehadiran penyuluh di tengah jamaah juga menjadi bentuk nyata pelaksanaan tugas pembinaan umat yang mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan penuh kekeluargaan.
Melalui kehadiran Fidoh dalam rutinan Ahad Kliwon PAC Fatayat NU Wangon, KUA Wangon berharap hubungan kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan Islam semakin erat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan, pemberdayaan perempuan, serta pembentukan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dengan semangat kebersamaan, penyuluh agama Islam terus hadir untuk mendampingi masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis dan religius.(Srf)
