Penyuluh Agama Rawalo Tekankan Iman sebagai Pondasi Keluarga Penerima Manfaat PKH

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Sinergi antara unsur keagamaan dan pemberdayaan sosial terwujud nyata dalam pertemuan Kelompok 6 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tipar, Kecamatan Rawalo. Pertemuan yang diadakan di rumah Ibu Haryanti, RT 003 RW 002, bertujuan menjadikan masyarakat yang mandiri, bahagia, sejahtera, dan berakhlak mulia. Rabu (12/11)

Kegiatan ini merupakan bukti kerja sama antara Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rawalo dengan Tim Koordinator PKH setempat dalam memberikan bimbingan komprehensif.

Dalam kesempatan tersebut, Masruin, selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rawalo, menyampaikan materi utama mengenai betapa pentingnya menjadikan Iman sebagai pondasi keluarga bahagia.

Masruin menjelaskan bahwa kebahagiaan keluarga tidak hanya ditentukan oleh faktor materi, tetapi juga oleh kualitas keimanan yang terus dipupuk dan disiram dengan ilmu agama agar senantiasa tumbuh subur.
"Keluarga akan bahagia ketika kualitas keimanan seseorang terus dipupuk. Nikmat Allah SWT yang diterima senantiasa disyukuri sebagai bentuk implementasi iman untuk menambah keberkahan," ujar Masruin.

Beliau menambahkan bahwa kebahagiaan suami dan istri juga ikut menentukan kebahagiaan seluruh keluarga. Keluarga yang bahagia senantiasa menanamkan dan menerapkan Iman dalam aktivitas sehari-hari agar hati menjadi tenang dan terarah, sehingga terhindar dari sifat mudah marah, putus asa, maupun berprasangka buruk (su'udzon) kepada Allah SWT.

Sebagai penutup, Masruin turut menyarankan amalan yang dapat melengkapi kebahagiaan dan keberkahan berumah tangga.
"Selalu dzikir dengan kalimat Laailaaha Illalloh Muhammadun Rosulullah 100 kali dalam setiap hari juga akan melengkapi kebahagiaan, keberkahan dalam berumah tangga, juga menjadikan wajah seperti rembulan purnama di hari kiamat," pesannya, mengutip Lubabul Hadits Bab II.

Sinergi antara Penyuluh Agama dan PKH ini diharapkan dapat memberikan bekal spiritual dan moral bagi KPM, membantu mereka tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga kuat secara mental dan keimanan.