Penyuluh Ajak Jamaah MT Attaqwa Naik Kelas dalam Beribadah
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana khusyuk menyelimuti Majelis Ta’lim (MT) Attaqwa, Grumbul Tipar Telaga, Desa Gumelar, saat Penyuluh Agama Fungsional KUA Gumelar, Warto Amirudin, hadir memberikan siraman rohani. Dalam pembinaan tersebut, beliau menekankan pentingnya transformasi spiritual melalui peningkatan kualitas ibadah dan iman kepada Allah SWT. Rabu (14/01/26)
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan jamaah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya memperkuat fondasi spiritual masyarakat di tengah dinamika zaman yang kian menantang.
Dalam tausiyahnya, Warto Amirudin menyampaikan bahwa banyak umat muslim yang terjebak dalam "formalitas" ibadah tanpa merasakan esensinya. Beliau mengajak jamaah untuk melakukan evaluasi diri (muhasabah).
"Iman itu laksana tanaman, perlu disiram dengan ilmu dan dipupuk dengan amal saleh agar tidak layu. Begitu juga ibadah; jangan sampai kita hanya mendapat lelahnya saja, tapi kejarlah kualitasnya agar berbekas dalam akhlak sehari-hari," ujar Warto dengan nada yang menggugah.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan tiga pesan kunci yang esensial untuk meningkatkan derajat keimanan setiap individu. Pertama, ditekankan mengenai kesempurnaan ilmu, di mana setiap ibadah yang dilakukan harus didasari oleh pemahaman yang benar terhadap tata cara serta syarat dan rukunnya sebagai pintu utama diterimanya sebuah amal. Kedua, pentingnya membangun kehadiran hati (khusyuk) agar setiap penghambaan kepada Sang Pencipta tidak sekadar menjadi rutinitas fisik, melainkan mampu melahirkan ketenangan batin yang mendalam. Terakhir, jamaah diajak untuk menjaga istiqomah di tengah kesibukan, yaitu komitmen untuk tetap menjaga ritme ibadah agar tetap stabil dan konsisten meskipun sedang disibukkan oleh urusan pekerjaan maupun rutinitas mengurus rumah tangga.
Lokasi Tipar Telaga yang asri menambah kekhidmatan acara. Para jamaah tampak antusias menyimak setiap poin yang disampaikan, sesekali diselingi dengan tanya jawab interaktif mengenai problematika ibadah praktis sehari-hari.
Kehadiran penyuluh agama dari KUA Gumelar ini diharapkan mampu menjadi oase bagi masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antara umaro (pemerintah), ulama, dan umat di wilayah Kecamatan Gumelar.
