Penyuluh Kemas Bahaya Riba dengan Gaya Stand-Up Comedy di MT Mbuang Sebel Puyeng

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Suasana MT. Mbuang Sebel Puyeng Pekaja mendadak ramai dan penuh canda saat Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja, M. Fikih, kembali hadir memberikan penyuluhan tentang bahaya riba—meski judulnya berat, suasananya justru jauh dari tegang. Minggu (23/11)

Penyuluhan agama bertema “Bahaya Riba bagi Kehidupan Sehari-hari” yang dikemas dengan gaya santai, interaktif, dan sesekali membuat jamaah tertawa karena contoh-contoh lucu ala penyuluh yang khas.

Disampaikan langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja, M. Fikih, yang dikenal punya kemampuan unik menjelaskan hal berat dengan gaya seperti stand up comedy religius.

Tepat pukul 22.00, jamaah sudah siap menerima ilmu yang berlangsung di MT. Mbuang Sebel Puyeng Pekaja, sebuah majelis taklim yang namanya saja sudah cukup membuat peserta tersenyum sebelum acara dimulai.

Kegiatan ini digelar untuk memberikan pemahaman tentang bahaya riba yang sering “menipu” masyarakat dengan wajah manis pinjaman cepat. Tujuannya agar warga tidak lagi terjebak hutang yang “bunganya lebih cepat dari tanaman tetangga.”

Acara dibuka dengan pembacaan Al-Barzanji Addiba’i, yang dibawakan dengan khidmat. Setelah itu, M. Fikih menyampaikan materi dengan selingan humor—mulai dari contoh orang yang nekat ambil pinjaman online karena ingin beli bakso jumbo, sampai cerita lucu tentang cicilan yang mengejar lebih cepat dari penggajian.

Jamaah tampak antusias, bahkan beberapa kali tertawa sampai menepuk lantai, namun tetap mendapatkan pesan penting: hindari riba sebelum dompet dan hati ikut puyeng.

Acara ditutup dengan doa bersama, dan harapan agar warga Pekaja bisa semakin bijak dalam mengelola keuangan tanpa harus berurusan dengan riba ataupun rasa “puyeng” tambahan.