Penyuluh KUA Gumelar Ajak Jamaah MT Padawaras Muliakan Orang Tua
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti pertemuan rutin Majelis Taklim (MT) Padawaras, Desa Gumelar. Kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) keagamaan yang digelar oleh Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai bakti dalam keluarga. Selasa (13/01/26)
Acara dibuka dengan pembacaan Maulid Al-Barzanji yang dilantunkan secara bersama-sama oleh seluruh jamaah. Gema salawat yang merdu menciptakan atmosfer religius yang kental, mengawali kegiatan dengan keberkahan.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula perwakilan dari Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Gumelar. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi dan motivasi kepada para anggota jamaah agar senantiasa menjaga keistiqomahan dalam menghadiri setiap kegiatan bimbingan yang diselenggarakan oleh penyuluh KUA Gumelar. Menurutnya, majelis ilmu seperti ini adalah sarana penting untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Memasuki inti acara, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar menyampaikan materi yang sangat menyentuh hati, yaitu mengenai tata cara menjadi anak yang selalu memuliakan kedua orang tua. Dalam paparannya, penyuluh menekankan beberapa poin utama mengenai kemuliaan orang tua, di antaranya adalah memahami bakti sebagai pintu surga karena rida Allah SWT sejatinya terletak pada rida kedua orang tua. Selain itu, jamaah diingatkan akan pentingnya menjaga adab dan tutur kata, yakni senantiasa menjaga lisan serta bersikap tawadhu atau rendah hati di hadapan orang tua, baik mereka yang masih hidup maupun yang telah tiada. Sebagai penutup, penyuluh mengajak seluruh jamaah untuk mengamalkan bakti berkelanjutan dengan tidak putus mendoakan orang tua sebagai bentuk pengabdian yang paling utama dan abadi.
"Memuliakan orang tua bukan hanya kewajiban agama, tetapi adalah kunci pembuka pintu rezeki dan keberkahan hidup. Seorang anak yang berbakti akan mendapati jalan hidup yang lebih mudah dan tenang," ujar sang penyuluh di hadapan para jamaah yang menyimak dengan antusias.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar para jamaah mampu mengimplementasikan nilai-nilai bakti tersebut dalam kehidupan keluarga sehari-hari, demi terwujudnya masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah.
