Penyuluh KUA Gumelar Berikan Bimbingan Rohani bagi Pasien RSUD Ajibarang
Oleh HUMAS
Banyumas – Proses penyembuhan seorang pasien tidak hanya bergantung pada penanganan medis secara fisik, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kekuatan mental dan spiritual. Menyadari hal tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Ahmad Suwandar, hadir memberikan layanan bimbingan rohani di RSUD Ajibarang. Selasa (13/01/26).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian KUA Gumelar dalam memberikan dukungan moral dan spiritual bagi warga yang tengah menjalani perawatan di pusat layanan kesehatan rujukan wilayah Banyumas bagian barat tersebut.
Dalam kunjungannya, Ahmad Suwandar melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) dengan menyapa para pasien satu per satu. Beliau memberikan motivasi agar para pasien tetap sabar, tegar, dan optimis dalam menghadapi ujian sakit. Edukasi keagamaan mengenai makna kesabaran disampaikan dengan santun untuk membangkitkan semangat hidup pasien.
"Sakit adalah ujian sekaligus penggugur dosa. Kami hadir untuk menguatkan hati Bapak dan Ibu agar tetap bertawakal kepada Allah SWT," ujar Ahmad Suwandar di sela kegiatannya.
Selain memberikan motivasi, penyuluh agama juga memandu doa bersama untuk memohon kesembuhan bagi para pasien. Layanan doa ini menjadi bagian dari metode spiritual healing, di mana secara psikologis lantunan doa dapat memberikan ketenangan batin yang luar biasa. Suasana haru dan khidmat tampak menyelimuti ruangan saat pasien dan keluarga turut mengaminkan doa dengan penuh harap.
Kegiatan bimbingan rohani ini dinilai sangat krusial karena memberikan manfaat yang luas bagi pasien, di antaranya:
-
Ketenangan Jiwa: Membantu pasien mengurangi rasa cemas dan stres berlebih terhadap penyakitnya.
-
Penerimaan Diri: Mengajak pasien untuk berserah diri (tawakal) dan mampu mengambil hikmah positif dari kondisi yang dialami.
-
Dukungan Sosial-Religius: Kehadiran instansi KUA melalui penyuluhnya menunjukkan bahwa negara hadir memberikan dukungan moral secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui bimbingan spiritual ini, KUA Gumelar berharap sinergi antara aspek medis dan rohani dapat mempercepat proses pemulihan pasien, sekaligus mengukuhkan peran penyuluh agama sebagai sahabat masyarakat dalam segala kondisi.
