Penyuluh KUA Gumelar dan NU Gancang Matangkan Rencana Kalibrasi Arah Kiblat
Oleh HUMAS
Banyumas – Ketepatan arah kiblat merupakan aspek fundamental dalam kenyamanan dan keabsahan ibadah salat bagi umat Islam. Menyadari hal tersebut, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Gumelar, Warto Amirudin, bergerak cepat melakukan koordinasi strategis dengan Ketua Tanfidziyah PRNU Desa Gancang, Muhemin. Selasa (20/01/26).
Pertemuan yang berlangsung hangat di Desa Gancang ini membahas rencana besar berupa Safari Pengukuran Arah Kiblat massal untuk seluruh masjid dan mushola se-Desa Gancang. Langkah strategis ini akan menggandeng langsung tim ahli dari SAFAC (Salatiga Falak Community) Kemenag Kabupaten Banyumas.
Warto Amirudin menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan agar proses verifikasi arah kiblat berjalan tertib dan menjangkau seluruh titik rumah ibadah di wilayah tersebut.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap sujud masyarakat di Desa Gancang benar-benar menghadap ke Ka'bah dengan akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara sains dan syariat. Kehadiran tim SAFAC Kemenag Banyumas adalah jaminan profesionalisme dalam pengukuran ini," ujar Warto.
Inisiatif ini disambut baik oleh Muhemin, selaku Ketua Tanfidziyah Desa Gancang, ia menegaskan bahwa kesadaran akan akurasi arah kiblat sangat penting guna menghilangkan keraguan di tengah masyarakat.
"Kami sangat mendukung penuh. Sinergi antara penyuluh KUA dan pengurus NU di tingkat desa adalah kunci kesuksesan program keumatan seperti ini. Kami akan segera mensosialisasikan jadwal kedatangan tim SAFAC kepada para takmir masjid dan mushola di wilayah Gancang," tegas Muhemin.
Penting untuk dipahami bahwa pengukuran ini tidak berarti merombak fisik bangunan, melainkan memberikan kepastian arah melalui tiga hal utama:
-
Penggunaan Alat Modern: Menggunakan Theodolite atau metode Rashdul Kiblat yang presisi.
-
Pemberian Tanda: Penandaan garis shaf yang akurat di dalam ruang salat.
-
Sertifikasi: Sebagai bukti resmi bahwa arah kiblat telah diverifikasi oleh otoritas Kemenag.
Rencananya, kegiatan safari ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan menyisir dusun demi dusun di Desa Gancang. Diharapkan, setelah proses kalibrasi ini selesai, seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih mantap, tenang, dan khusyuk.
