HUT RI #81

Penyuluh Sampaikan Materi Dinamika Keluarga dalam Bimwin Mandiri KUA Wangon

K
KUA Wangon
26 Okt 2026
6x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 26-10-2026 15:39
SHARE

 

Wangon – Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan calon pengantin menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis dan sakinah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin (catin) yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kesungguhan. Senin (26/10)

Dalam kegiatan tersebut, penyuluh agama Islam turut menyampaikan materi tentang dinamika dalam keluarga. Materi ini memberikan pemahaman kepada calon pengantin mengenai berbagai tantangan yang mungkin dihadapi setelah memasuki kehidupan pernikahan, mulai dari perbedaan karakter, komunikasi antarpasangan, pengelolaan emosi, hingga penyelesaian konflik secara bijaksana berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam.

Jo, selaku penyuluh yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pemahaman mengenai dinamika keluarga sangat penting sebagai bekal calon pengantin dalam membangun rumah tangga. “Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua karakter, kebiasaan, dan latar belakang keluarga. Karena itu, calon pengantin perlu belajar saling memahami, menghargai, menjaga komunikasi, serta menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin dan berlandaskan nilai-nilai agama,” ungkapnya.

Para calon pengantin mengikuti materi dengan penuh perhatian. Salah seorang catin menyampaikan bahwa bimbingan tersebut memberikan wawasan baru tentang pentingnya kesiapan mental dan emosional sebelum menikah. “Melalui Bimwin ini, kami menjadi lebih memahami bahwa kehidupan rumah tangga membutuhkan kesabaran, keterbukaan, dan kerja sama. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun keluarga yang harmonis dan saling mendukung,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan Bimwin Mandiri ini, KUA Wangon berharap para calon pengantin semakin siap menghadapi kehidupan berumah tangga serta mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya KUA Wangon dalam memberikan pelayanan bimbingan perkawinan yang edukatif, berkualitas, dan berorientasi pada penguatan ketahanan keluarga di tengah masyarakat. (Srf)