HUT RI #81

Penyuluh Sampaikan Khutbah Jumat tentang Pentingnya Hargai Waktu

K
KUA Purwokerto Barat
06 Nov 2026
30x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 07-11-2026 13:21
SHARE

Purwokerto – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat, Iswanto, menyampaikan khutbah Jumat dengan tema “Pentingnya Menghargai Waktu” di Masjid Baitul Muttaqin, Rejasari, Purwokerto Barat. Kegiatan berlangsung dengan khidmat. Para jamaah tampak menyimak pesan-pesan yang disampaikan khatib dengan penuh perhatian. Jumat (06/11)

Dalam khutbahnya, Iswanto mengajak jama'ah untuk senantiasa menyadari betapa berharganya waktu dalam kehidupan manusia. Menurutnya, hari-hari yang telah berlalu tidak akan pernah kembali. Waktu yang sudah pergi tidak mungkin terulang lagi. Setiap detik merupakan kesempatan berharga yang tidak bisa dibeli, dipinjam, ataupun diputar kembali.

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun hari Jum'at akan kembali hadir pada pekan-pekan berikutnya, Jumat hari ini maupun Jum'at yang telah berlalu tidak akan pernah terulang kembali.

“Jangan biarkan waktu berlalu tanpa makna. Isi setiap kesempatan dengan ibadah, perbanyak amal kebaikan, tebarkan kasih sayang, dan hadirkan manfaat bagi sesama,” pesannya di hadapan jama'ah.

Lebih lanjut, Iswanto menegaskan bahwa waktu merupakan amanah, hidup adalah kesempatan, dan setiap detik yang dilalui manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

Oleh karena itu, ia mengajak jamaah agar tidak menunda-nunda dalam melakukan kebaikan. Sebab, tidak ada yang dapat memastikan bahwa seseorang masih memiliki kesempatan untuk berbuat baik pada hari esok.

“Gunakan waktu sebaik-baiknya sebelum waktu meninggalkan kita untuk selamanya,” ungkapnya.

Melalui khutbah tersebut, Iswanto berharap jama'ah semakin memahami pentingnya memanfaatkan waktu secara bijak, baik untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, maupun memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.

Pesan khutbah ini menjadi pengingat bahwa waktu adalah nikmat sekaligus amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. (is)