HUT RI #81

Penyuluh Sampaikan Materi Psikologi Keluarga dalam Sosialisasi Bimbingan Perkawinan Catin

K
KUA Wangon
26 Okt 2026
10x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 26-10-2026 15:03
SHARE

 

Banyumas – Tini Hayaturrohmah menyampaikan materi tentang Psikologi Keluarga dalam kegiatan Sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 1221 Tahun 2025 tentang Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kesiapan mental dan emosional calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Senin (26/10)

Dalam penyampaian materinya, Tini Hayaturrohmah menjelaskan bahwa psikologi keluarga merupakan aspek penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Calon pengantin perlu memahami karakter, kepribadian, serta kondisi psikologis pasangan agar mampu menjalin komunikasi yang sehat dan menghadapi berbagai persoalan keluarga secara dewasa. Pemahaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Zainur, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa sosialisasi Kepdirjen Bimas Islam Nomor 1221 Tahun 2025 merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan bimbingan perkawinan. “Bimbingan perkawinan bukan sekadar memenuhi persyaratan sebelum menikah, tetapi juga menjadi sarana membekali calon pengantin dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental agar mampu membangun keluarga yang kuat dan harmonis,” ungkap Zainur.

Para penyuluh agama Islam turut berperan dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya persiapan kehidupan berumah tangga. Materi psikologi keluarga diharapkan dapat membantu calon pengantin memahami pentingnya keterbukaan, saling menghargai, pengendalian emosi, serta penyelesaian konflik secara bijaksana. Dengan demikian, pasangan suami istri dapat membangun hubungan yang sehat dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan implementasi Kepdirjen Bimas Islam Nomor 1221 Tahun 2025 tentang Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin dapat berjalan optimal. KUA Wangon bersama para penyuluh agama Islam terus berkomitmen mendukung terwujudnya keluarga berkualitas melalui edukasi dan pendampingan pranikah. Bekal pengetahuan tentang psikologi keluarga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pasangan untuk membangun rumah tangga yang harmonis, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai agama. (Srf)