Perdana! Kabupaten Banyumas Kini Punya Kementerian Haji dan Umroh Sendiri
Oleh HUMAS
Purwokerto — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas menyelenggarakan acara penting yang menandai transisi organisasi dengan menggelar Penyambutan Kepala Kantor Urusan Haji dan Umroh (Kankemenhaj) Kabupaten Banyumas sekaligus Serah Terima Tusi Seksi Penyelenggara Haji dari Kemenag kepada Kankemenhaj Kabupaten Banyumas. Sabtu (29/11)
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Kantor Kemenag (Kakan Kemenag), Kasubag Tata Usaha (TU), Kepala Kankemenhaj yang baru, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Banyumas, Kepala Seksi , Penyelebggara Zawa, serta perwakilan dari Pokjaluh, Pokjawas, Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU), dan seluruh KBIHU se-Kabupaten Banyumas.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag, Ibnu Asaduddin, menyoroti fenomena berdirinya kementerian baru sebagai dampak dari dinamika sosial, ekonomi, dan politik kontemporer, serta sebagai upaya melestarikan budaya dan sejarah lokal.
Ibnu Asaduddin secara tegas memberikan pesan reflektif tentang kepemimpinan. "Saat ini muncul orang loyal membabi buta, seorang raja yang dipatuhi rakyatnya. Ketika seorang raja mengikuti ketidakadilan maka rakyatnya akan melangkah di jalan yang salah," ujarnya. Ia melanjutkan, hal itu sering terjadi karena sang pemimpin berlimpah dengan kesenangan.
"Kelimpahan akan muncul keserakahan sang raja, bawalah semua itu dengan banyak bersyukur, berterima kasih dan berkorban, maka akan hadir cinta dan kebahagiaan," pungkasnya.
Sementara itu, Afifuddin Idrus, yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Banyumas, menegaskan tiga komitmen utama dalam pelayanan haji dan umroh di bawah kepemimpinannya, yakni Pelayanan yang Cepat, Transparan, dan Berintegritas, Penguatan SDM dan Sinergi Antar-Lembaga, Perbaikan Manajemen Risiko dan Layanan Lapangan.
Afifuddin juga memaparkan lima langkah strategis ke depan yang akan didorong oleh Kankemenhaj Banyumas:
1. Digitalisasi layanan haji: Meliputi pendaftaran, manasik, dan monitoring jemaah berbasis aplikasi.
2. Peningkatan kualitas pembinaan: Dengan modul manasik komprehensif dan pembimbing yang tersertifikasi.
3. Penguatan layanan lansia & disabilitas: Menyediakan kursi roda, pendamping khusus, dan rute layanan ramah lansia.
4. Sistem evaluasi real-time: Dilakukan pada setiap kloter untuk perbaikan yang cepat.
5. Keterbukaan informasi publik: Laporan keuangan, layanan, dan keluhan jemaah dapat dipantau secara transparan.
Melengkapi rangkaian sambutan, Kabag Kesra Pemkab Banyumas, Wahyono, menekankan pentingnya kualitas seorang pemimpin dalam mengambil keputusan. Menurutnya, seorang pemimpin harus mengintegrasikan tiga aspek penting: thinking (berpikir), feeling (merasa/berempati), dan acting (bertindak).
Acara serah terima tugas fungsi ini diharapkan menjadi momentum penguatan pelayanan haji dan umroh di Kabupaten Banyumas, sejalan dengan visi komitmen yang telah disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh yang baru. (del)
