Perkuat Karakter Gen Z, Penyuluh KUA Sambangi SMK Maarif NU 1 Gumelar

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Sebagai langkah nyata membentengi generasi muda dari dampak negatif pergaulan bebas dan pernikahan dini, tim Penyuluh Agama Islam dari KUA Gumelar melakukan kunjungan koordinasi ke SMK Ma’arif NU 1 Gumelar. Selasa (20/01)

Kunjungan ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Pertemuan tersebut membahas rencana kolaborasi strategis dalam memberikan edukasi keagamaan dan pembinaan mental bagi para siswa di lingkungan sekolah. Kepala KUA Gumelar melalui perwakilan penyuluhnya menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk menyinkronkan jadwal rutin kegiatan penyuluhan.

Penyuluhan ini mencakup beberapa materi krusial yang dirancang secara komprehensif untuk membekali para siswa. Pertama, dilakukan sosialisasi moderasi beragama guna memupuk sikap toleransi dan keterbukaan di tengah keberagaman masyarakat. Selanjutnya, terdapat program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang secara khusus memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya mendewasakan usia perkawinan sebagai langkah preventif dalam mencegah stunting di masa depan. Terakhir, para siswa juga dibekali dengan literasi halal dan ibadah praktis untuk membangun kemandirian spiritual mereka dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pengawas masalah administrasi keagamaan, tapi sebagai sahabat bagi para siswa. SMK Ma'arif NU 1 Gumelar memiliki potensi besar, dan kami ingin memastikan mereka mendapatkan bimbingan spiritual yang relevan dengan tantangan zaman sekarang," ujar salah satu penyuluh di sela-sela koordinasi.

Pihak SMK Ma’arif NU 1 Gumelar mengapresiasi inisiatif proaktif dari KUA Gumelar. Menurut pihak sekolah, kehadiran penyuluh agama di sekolah sangat membantu guru dalam memberikan perspektif hukum Islam terhadap masalah-masalah sosial yang sering dihadapi remaja.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan kegiatan penyuluhan ke depan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi wadah dialog interaktif yang mampu membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah, cerdas secara intelektual, dan matang secara spiritual.