Pertemuan Rutin DWP Kemenag Banyumas Diwarnai Pelepasan Pengurus Hingga Pelatihan Buket
Oleh HUMAS
Banyumas - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menggelar pertemuan rutin dan rapat koordinasi (Rakor) di Aula Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang dihadiri oleh pengurus, perwakilan DWP Satker MAN, MTsN, MIN, KUA, Pengawas, hingga guru RA Perwanida se-Kabupaten Banyumas ini berlangsung khidmat. Acara diisi dengan kajian spiritual, sosialisasi program kerja, momen perpisahan penuh haru, serta pelatihan keterampilan praktis. Rabu (22/07).
Sesi tausiyah menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Muhammad Zainur Rakhman, yang membawakan kajian mendalam bertajuk "Perjalanan ke Dalam Batin, Sang Pejalan Cinta". Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk ruhani yang memiliki jasad dan menempuh perjalanan spiritual melalui lima lapisan batin:
-
Shadr (?????): Hati yang mulai menyadari dimensi ruhani di dalam dirinya.
-
'Aql (?????): Hati yang berpikir dan menggunakan akal sehat untuk membedakan kebenaran dan kebatilan, meski kerap bertarung dengan ego dan nafsu.
-
Qalb (?????): Hati yang berbolak-balik menghadapi godaan, keraguan, dan dinamika batin.
-
Fuad (??????): Hati yang telah tercerahkan oleh ilmu dan hikmah, di mana tidak ada lagi pertanyaan mendasar karena telah dipenuhi rasa ikhlas.
-
Lubb (????): Inti hati terdalam yang dipenuhi cinta kasih murni, bersih dari rasa benci maupun dendam.
"Jalan tercepat menuju Allah SWT adalah melalui cinta. Cinta melahirkan kelembutan, pengabdian, kebaktian, dan moralitas. Puncak perjalanan seorang hamba bukanlah banyaknya ilmu yang dimiliki, melainkan ketika hatinya telah dipenuhi cinta sehingga tidak lagi menyimpan kebencian kepada siapa pun," urai Zainur. Beliau juga menekankan pentingnya peran ibu sebagai "kramat kehidupan" dalam keluarga yang menjadi sumber doa dan keberkahan, serta memuliakan istri sebagai kunci kepemimpinan suami yang sukses.
Pertemuan ini diwarnai suasana haru dalam sesi perpisahan dengan Sri Utami Wahyuningsih, istri dari Edi Sungkowo (eks Kasubbag TU Kemenag Banyumas yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wonosobo). Dalam pesan dan kesannya, Bu Edi menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kebersamaan dan rasa kekeluargaan selama di Banyumas, serta menyampaikan permohonan maaf.
Mewakili Ketua DWP Kemenag Banyumas, Evi Naufal Iskandar menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Sri Utami dan memberikan salam perpisahan yang hangat.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan dari pengurus DWP Kemenag Banyumas, Wahyu Widiyanti, terkait sosialisasi Program DWP Mengajar. Program ini dirancang untuk memperkuat kontribusi nyata para anggota DWP di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Sebagai penutup, kegiatan diisi dengan peningkatkan kreativitas dan kewirausahaan anggota melalui praktik pembuatan buket snack. Para peserta tampak antusias mempraktikkan keterampilan merangkai buket yang dinilai memiliki nilai estetis serta peluang usaha mandiri yang bermanfaat.
Melalui agenda lengkap ini, DWP Kemenag Banyumas terus berkomitmen untuk mempererat silaturahmi, memperdalam pemahaman keagamaan, serta meningkatkan kualitas dan kemandirian para anggotanya.
