Rakor Penyuluh Agama Islam Perkuat Kinerja SKP TW IV Jadi Prioritas Mendesak

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam se-Kecamatan Sokaraja menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang krusial. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Penyuluh Sokaraja lantai atas ini berfokus pada evaluasi kinerja dan penetapan langkah strategis untuk memperkuat dampak positif penyuluh di tengah masyarakat dan membahas pembuatan berita kegitaan penyuluh di majlis wilayahnya, dan juga berita dilingkungan KUA Sokaraja. Rabu (03/12)

Rakor dihadiri oleh seluruh Penyuluh Agama Islam Sokaraja dengan antusiasme yang tinggi. Suasana pertemuan terlihat berbeda karena mayoritas peserta telah mengenakan seragam Batik IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia). Meskipun demikian, dilaporkan bahwa terdapat beberapa penyuluh yang masih dalam proses penyelesaian seragam di tukang jahit.

Para penyuluh aktif memberikan masukan dan ide-ide konstruktif selama sesi diskusi, menunjukkan komitmen kuat mereka terhadap peningkatan kualitas layanan keagamaan di wilayah binaan.

Fokus utama rapat adalah peningkatan kinerja penyuluh. Hal ini dipertegas oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional, Taufiq Hidayatulloh, yang menyampaikan harapan besar agar capaian kerja penyuluh dapat lebih berdampak di masyarakat.
"Kita tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas, tetapi harus memastikan bahwa setiap program dan penyuluhan kita benar-benar menyentuh kebutuhan umat dan membawa perubahan signifikan, baik dalam moral, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Selain isu substansi, aspek administrasi kinerja juga menjadi perhatian utama. Taufiq Hidayatulloh, yang mewakili PAI Fungsional (PAF), mengingatkan seluruh Penyuluh Agama Islam untuk segera menuntaskan kewajiban administratif.
"SKP (Sasaran Kinerja Pegawai) harus dikerjakan segera. Kita sudah memasuki triwulan IV, dan penyelesaian laporan SKP ini sangat mendesak untuk menjamin tertib administrasi dan penilaian kinerja akhir tahun," tegasnya.

Rakor ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh PAI Sokaraja untuk segera menindaklanjuti masukan yang ada, mempercepat penyelesaian SKP TW IV, dan menjadikan kegiatan penyuluhan mereka semakin profesional, terukur, dan berdampak nyata bagi umat.