Sabtu Religi, Motivasi Spiritualitas Siswa MAN 3 Banyumas Siapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Oleh MAN 3 Banyumas
SHARE

Banyumas – Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025, MAN 3 Banyumas menyelenggarakan kegiatan doa bersama. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII, serta guru dan tenaga kependidikan (GTK) MAN 3 Banyumas di aula madrasah. Sabtu (01/11)

Acara diawali dengan pembacaan asmaul husna, lagu Indonesia Raya, dan  shalat dhuha berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memohon keberkahan dan kemudahan kepada Allah SWT. Suasana khusyuk dan penuh harapan terasa sejak awal kegiatan, dengan para murid yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

Doa bersama yang dipimpin oleh Dalail. Doa dipanjatkan dengan khidmat, memohon kepada Allah SWT agar seluruh peserta didik diberikan kemudahan, kelancaran, dan kesuksesan dalam ujian.

Kepala MAN 3 Banyumas, Solikhin, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh murid, khususnya kelas XII, agar tetap fokus dan percaya diri menghadapi ujian. “Persiapkan diri dengan baik, perbanyak doa, minta restu kepada orang tua dan guru, serta pastikan perangkat yang akan digunakan dalam ujian sudah siap,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara usaha lahir dan batin, karena restu orang tua merupakan kunci keberhasilan.

Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan teknis oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Khasan Rosyidi, yang menyampaikan tata cara pelaksanaan TKA, mulai dari prosedur pengerjaan soal hingga kesiapan perangkat dan perubahan jadwal khususnya sesi 3 di hari pertama. Ia juga memotivasi para murid agar tetap tenang dan optimis. “Setiap ujian adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik kita. Jangan takut salah, yang penting berusaha dan tetap tenang,” pesannya yang disambut antusias oleh para peserta.

Selanjutnya solat dhuha berjama’ah yang diimami oleh Dalail. Melalui kegiatan ini, MAN 3 Banyumas berharap seluruh siswa dapat menghadapi TKA dengan kesiapan maksimal, baik secara akademik maupun spiritual. Kegiatan doa bersama ini juga menjadi wujud sinergi antara guru, siswa, dan orang tua dalam mendukung keberhasilan peserta didik menuju masa depan yang gemilang. (Humas).