Salurkan Suara Demokrasi Sejak Dini: Pemilihan Ketua OSIM sebagai Laboratorium Demokrasi Pelajar

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Rangkaian kegiatan kokurikuler Pemilihan Ketua OSIM MTs Negeri 3 Banyumas menjadi momentum strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada peserta didik. Kegiatan ini tidak sekadar agenda organisasi siswa, tetapi dirancang sebagai ruang belajar nyata bagi siswa dalam menyalurkan hak suara, memahami proses demokrasi, serta membangun kesadaran sebagai warga negara masa depan. Senin (26/01/26)

Kegiatan diawali dengan sosialisasi demokrasi dan kepemiluan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, yang disampaikan langsung oleh Ketua KPU Banyumas, Rofi’atun Hasanah. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pendidikan demokrasi sejak dini, terutama bagi Generasi Alpha yang pada tahun 2029 mendatang telah memasuki usia pemilih dan siap terlibat dalam Pemilihan Umum.

Rofi’atun Hasanah menjelaskan bahwa generasi muda perlu dibekali pemahaman yang utuh tentang demokrasi agar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. “Siswa hari ini adalah pemilih masa depan. Oleh karena itu, mereka perlu mengenal apa itu demokrasi, mengapa penting, serta bagaimana proses pemilu yang jujur dan adil sejak sekarang,” tegasnya di hadapan para siswa.

Dalam sosialisasi tersebut, KPU Banyumas juga menyampaikan materi tentang asas-asas pemilu yang meliputi langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, serta syarat-syarat pemilu dan tahapan pelaksanaannya. Materi dikemas secara komunikatif dan kontekstual, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan siswa sebagai pelajar sekaligus calon pemilih.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori demokrasi, tetapi langsung mempraktikkannya dalam proses pemilihan Ketua OSIM. Mereka dilatih untuk berani menyampaikan aspirasi, menghargai perbedaan pilihan, serta memahami bahwa suara setiap individu memiliki nilai yang sama dan menentukan arah kepemimpinan bersama.

Rangkaian kegiatan kokurikuler ini menegaskan komitmen MTs Negeri 3 Banyumas dalam mencetak generasi berkarakter, kritis, dan melek demokrasi. Dengan menghadirkan KPU sebagai mitra edukatif, madrasah berupaya menjadikan pemilihan Ketua OSIM sebagai laboratorium demokrasi pelajar, tempat tumbuhnya generasi muda yang siap menjadi warga negara aktif, berintegritas, dan berkontribusi bagi Indonesia di masa depan.(HumasMTsN3)