Sinergi KUA dan Sekolah dalam Membentuk Karakter Siswa Melalui Gema Shalawat
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas – Suasana khidmat nan meriah menyelimuti halaman SD Negeri 4 Jatilawang. Ratusan siswa tampak rapi mengenakan busana muslim untuk mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW. Acara ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya sekolah dalam memperkuat fondasi spiritualitas anak didik sejak dini. Rabu (14/01)
Kegiatan dibuka dengan penampilan memukau dari grup hadroh internal SDN 4 Jatilawang. Tabuhan rebana yang ritmis berpadu harmonis dengan lantunan shalawat nabi yang dibawakan oleh para siswa. Gemuruh suara shalawat ini tidak hanya menambah kemeriahan, tetapi juga berhasil membangkitkan antusiasme seluruh peserta yang hadir untuk larut dalam suasana religius yang kental.
Kepala SDN 4 Jatilawang dalam sambutannya memberikan pesan edukatif yang kuat. Beliau menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj harus dimaknai sebagai simbol perjalanan menuju perubahan yang lebih baik. Kepada para siswa, beliau berpesan agar momentum ini dijadikan bahan bakar untuk meningkatkan semangat belajar dan kedisiplinan, sebagaimana Rasulullah SAW yang menerima perintah shalat sebagai bentuk ketaatan tertinggi.
Hadir sebagai narasumber utama, Rais Rudiansyah, yang merupakan Penyuluh Agama Islam dari KUA Jatilawang. Dalam paparannya, Rais membawakan materi dengan gaya yang interaktif dan komunikatif. Beliau menjelaskan sejarah perjalanan agung Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak tingkat sekolah dasar.
Selama kajian berlangsung, para siswa menunjukkan ketertarikan yang luar biasa. Tidak ada kesan membosankan; sebaliknya, interaksi dua arah antara narasumber dan siswa tercipta dengan sangat cair. Rais Rudiansyah juga menyelipkan pesan-pesan moral tentang pentingnya menjaga adab kepada guru dan orang tua sebagai cerminan dari hikmah shalat yang diajarkan dalam peristiwa Isra Mi’raj.
Acara yang berlangsung hingga menjelang siang ini berjalan dengan tertib dan lancar tanpa kendala berarti. Penyelenggaraan pengajian ini diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan iman. Pihak sekolah berharap kerja sama dengan penyuluh agama seperti ini dapat terus berlanjut guna mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah
