HUT RI #81

Siswa MTs Nurul Iman Cikembulan Belajar Membuat Iklan dalam Kokurikuler Kolaborasi Bahasa Indonesia

K
kemenag Banyumas1
30 Okt 2026
13x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 30-10-2026 16:47
SHARE

Pekuncen – Siswa MTs Nurul Iman Cikembulan, Pekuncen mengikuti kegiatan kokurikuler kolaborasi mapel Bahasa Indonesia. Dalam kegiatan ini, para siswa belajar membuat iklan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Jumat (30/10)

Kegiatan kokurikuler ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Materi iklan dipilih karena dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa setiap hari bertemu iklan, baik di media sosial, televisi, maupun di sekitar lingkungan mereka. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bagaimana sebuah iklan disusun, mulai dari gagasan hingga menjadi karya yang menarik.

Proses pembelajaran berlangsung dalam beberapa tahap. Pada tahap pertama, siswa menyusun ide iklan. Mereka menentukan produk yang akan diiklankan dan menuangkan gagasan awal ke dalam buku tulis. Tahap kedua adalah menulis teks iklan. Siswa belajar memilih kata yang singkat, jelas, dan menarik, sehingga pesan iklan mudah dipahami dan diingat. Tahap ketiga adalah merancang slogan, yaitu kalimat pendek yang menjadi ciri khas sebuah iklan. Pada tahap terakhir, siswa membuat sketsa iklan, sehingga produk dan pesan yang mereka tulis tampil secara visual.

Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Siswa terlihat serius mencoret, menulis, dan menggambar di atas buku masing-masing. Mereka bebas berkreasi dan menuangkan imajinasi, sehingga setiap siswa menghasilkan karya yang berbeda.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin terampil menyampaikan gagasan secara tertulis dan memahami ciri teks iklan, seperti bahasa yang persuasif, singkat, dan menarik perhatian. Selain itu, kegiatan ini melatih kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyusun pesan.

Kegiatan kokurikuler seperti ini menjadi bagian dari upaya madrasah menghadirkan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Dengan belajar langsung dari praktik, siswa diharapkan lebih mudah memahami materi dan mengembangkan potensi dirinya.