Telusuri Jejak Langit: Isra Miraj Jadi Pondasi Spiritualitas dan Intelektual di MAN 1 Banyumas

Oleh MAN 1 Banyumas
SHARE

Banyumas — Aula MAN 1 Banyumas dipenuhi nuansa khidmat dan religius, saat keluarga besar madrasah tersebut menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Sabtu (24/01/26)

Mengusung tema “Meneladani perjalanan Isra’ Mi’raj sebagai pondasi untuk membangun kekuatan spiritual dan intelektual”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan iman bagi para siswa.

Acara diawali dengan sima’an Al-Qur’an yang menghadirkan suasana tenang dan syahdu, menyiapkan hati para hadirin untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan. Suasana semakin semarak dengan penampilan Grup Hadroh El Madany dari ekstrakurikuler FUKI yang melantunkan shalawat, menambah kekhidmatan peringatan hari besar Islam tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Muslimin Winoto, menekankan pentingnya kehadiran siswa dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Ia mengimbau agar ketidakhadiran dalam acara semacam ini dapat diminimalisir, seraya mengajak seluruh siswa untuk menyimak pengajian dengan sungguh-sungguh.

"Semoga setiap yang hadir dapat membawa pulang peningkatan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.

Puncak acara diisi dengan mauidhah hasanah oleh KH. Zulfikar Raffi Usmani, Pengasuh Pondok Pesantren Fikrussa’adah Kroya sekaligus alumni MAN 1 Banyumas.

Dalam tausiyahnya, beliau mengupas makna mendalam QS Al-Isra’ ayat 1 yang mengisahkan peristiwa luar biasa Isra Mi’raj—sebuah perjalanan agung yang melampaui nalar manusia pada masanya. Ayat tersebut ditutup dengan kalimat yang bermakna “Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat”, sebagai pengingat bahwa Allah senantiasa menyertai dan mengawasi hamba-Nya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa perintah sholat merupakan “oleh-oleh” teragung dari perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW—ibadah utama yang menjadi tiang agama dan sarana penghubung langsung antara hamba dengan Tuhannya.

"Semoga siswa dan siswi Man 1 Banyumas senang menjalankan sholat sebagai oleh-oleh Nabi Muhammad SAW dari pejalanan Isro' Mi'raj" tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa-siswi MAN 1 Banyumas terhadap sholat, menjadikannya ibadah yang dijalankan dengan senang hati dan penuh kesadaran. Semoga semangat Isra Mi’raj benar-benar menjadi pondasi kokoh bagi penguatan spiritual dan intelektual generasi madrasah. (hms)