Tiga Momen Bersejarah: Peringati Isra Miraj, Syukuran Harlah ke-57, hingga Peresmian Gedung Baru MIMA NU Notog

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif NU (MIMA NU) Notog menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-57 MIMA NU Notog. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan di lingkungan madrasah. Kamis (15/01/26)

Acara tersebut dihadiri oleh PJ Kepala Desa Notog, jajaran Pengurus Yayasan, Komite Madrasah, Kepala Madrasah, para guru dan tenaga kependidikan, wali murid, serta seluruh peserta didik MIMA NU Notog. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan dan sinergi yang kuat terhadap kemajuan madrasah.

Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Rustanto selaku Pengawas Madrasah, yang menyampaikan secara mendalam sejarah dan makna peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual Isra’ Mi’raj, khususnya kewajiban shalat sebagai fondasi pembentukan karakter religius peserta didik sejak dini.

Usai rangkaian peringatan Isra’ Mi’raj, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas Harlah ke-57 MIMA NU Notog. Momen ini menjadi simbol perjalanan panjang madrasah dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah.

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Madrasah secara resmi meresmikan pemakaian gedung baru yang akan difungsikan sebagai ruang pertemuan. Gedung dengan ukuran 20 × 15 meter persegi ini diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan madrasah, baik kegiatan akademik, keagamaan, maupun pertemuan dengan wali murid dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, MIMA NU Notog menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat nilai religius, serta mengembangkan sarana dan prasarana demi mendukung proses pembelajaran yang lebih baik di masa mendatang. (i'ah)