Tingkatkan Kualitas Diri dan Ibadah, Penyuluh KUA Ajak Jemaah Amalkan Doa Penolak Malas

Oleh KUA PURWOKERTO TIMUR
SHARE

Purwokerto – Pentingnya menjaga semangat dalam menjalankan kewajiban agama dan kehidupan sehari-hari menjadi fokus utama dalam bimbingan keagamaan yang digelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Timur. Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Timur, Yayuk Septimawati, memberikan kajian spiritual di Majelis Taklim Al Azka, Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur. Senin (03/08)

Dalam kajian tersebut, Yayuk menekankan pentingnya membentengi diri dari sifat-sifat negatif yang dapat merusak kualitas hidup seorang Muslim, khususnya rasa malas, kikir (pelit), dan penakut (pengecut), sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

"Rasa malas amat berbahaya dalam Islam karena menjadi penghambat utama seseorang dalam menjalankan kewajiban dan meraih kebaikan. Bahkan Rasulullah SAW secara khusus memohon perlindungan dari sifat ini dalam doa-doa beliau, yang menunjukkan bahwa malas adalah perkara yang harus sangat kita waspadai," ungkap Yayuk Septimawati saat menyampaikan materinya.

Dalam kesempatan tersebut, Yayuk membagikan tiga lafaz doa bimbingan Rasulullah SAW yang dapat diamalkan oleh para jemaah sehari-hari:

  • Doa Terlindungi dari Rasa Malas dan Kikir (HR. Bukhari no. 6367):

Allâhumma innî a‘ûdzubika minal kasali wa a‘ûdzubika minal jubni wa a‘ûdzubika minal harami wa a’ûdzubika minal bukhli

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas, dan aku berlindung kepada-Mu dari sikap pengecut, dan aku berlindung kepada-Mu dari pikun, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat pelit."

  • Doa Berlindung dari Kelemahan Diri (HR. Muslim):

Allahuma inni a'uudzu bika minal 'ajzi, wal kasali, wal jubni, wal harami

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, pengecut/rasa takut, dan pikun."

  • Doa Terhindar dari Kesedihan, Utang, dan Kezaliman (HR. Abu Dawud):

Allahumma inni a'uudzubika minal hammi wal hazani wa a'uudzubika minal 'ajzi walkasali, wa a'uudzubika minal jubni wa bukhli, wa a'uudzubika min gholabatid-daini wa qohrirrijaal

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung pada-Mu dari bingung dan sedih. Aku berlindung pada-Mu dari lemah dan malas. Aku berlindung pada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Dan aku berlindung pada-Mu dari lilitan utang dan kezaliman manusia."

Lebih lanjut, Yayuk mengingatkan jemaah akan empat dampak buruk rasa malas yang harus diwaspadai, antara lain menghambat kekhusyukan dan ketepatan waktu dalam ibadah, melalaikan kewajiban serta amanah keluarga maupun pekerjaan, mengubur potensi diri yang telah dianugerahkan Allah, hingga memicu penyesalan di masa depan akibat kesempatan yang terbuang sia-sia.

Melalui kajian ini, diharapkan para jemaah Majelis Taklim Al Azka dapat merutinkan amalan doa tersebut agar senantiasa diberikan keistiqamahan, kelapangan hati, serta semangat dalam menebar kebaikan di tengah masyarakat. (jw)