Wiwitan Pembangunan Masjid, MTs Negeri 3 Banyumas Gelar Dzikir dan Doa Bersama Warga Silado
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Sebagai wujud ikhtiar spiritual dan kebersamaan, MTs Negeri 3 Banyumas menggelar kegiatan wiwitan pembangunan masjid pada hari Ahad Kliwon, pukul 16.00 WIB yang dirangkaikan dengan dzikir dan doa bersama, hari ini. Kegiatan berlangsung khidmat dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat Desa Silado sebagai bentuk ngayubagyo dan dukungan bersama atas dimulainya pembangunan rumah ibadah di lingkungan madrasah. Minggu (18/01/26)
Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Silado, Iwan Setiawan, Sekretaris Desa Silado, para sesepuh Desa Silado, Kepala Madrasah, para Wakil Kepala Madrasah, serta Komite Madrasah. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara madrasah dan masyarakat dalam membangun sarana ibadah yang diharapkan menjadi pusat pembinaan spiritual dan karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Silado Iwan Setiawan, menyampaikan apresiasi atas pembangunan masjid di lingkungan MTs Negeri 3 Banyumas. Ia berharap masjid ini nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan penguatan akhlak bagi siswa serta masyarakat sekitar.
Sementara itu, Kepala MTs Negeri 3 Banyumas dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan masjid merupakan ikhtiar bersama untuk menyeimbangkan kemajuan pendidikan dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Menurutnya, masjid akan menjadi ruh kegiatan madrasah, tempat tumbuhnya karakter religius, moderat, dan berakhlakul karimah.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Badrodin, selaku Ketua Komite Madrasah, memohon kelancaran pembangunan, keberkahan, serta kemanfaatan masjid bagi madrasah dan masyarakat. Adapun Sekretaris Desa Silado, Bapak Sutarno, bertindak sebagai pembawa acara, mengantarkan seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh kekhidmatan.
Melalui kegiatan wiwitan ini, MTs Negeri 3 Banyumas meneguhkan komitmennya bahwa pembangunan fisik madrasah senantiasa diawali dengan ikhtiar spiritual, kebersamaan, dan doa, agar setiap langkah yang ditempuh senantiasa mendapat ridha Allah SWT.(HumasMTsN3)
