Wujudkan Pernikahan Antarnegara, KUA Ajibarang Beri Layanan Konsultasi bagi Warga Banjarsari
Oleh HUMAS
Banyumas – KUA Ajibarang kembali menunjukkan komitmennya sebagai pengayom masyarakat dalam memberikan edukasi hukum pernikahan. Kali ini, layanan konsultasi intensif diberikan kepada Saudari Seriwedari, warga Desa Banjarsari, yang tengah merencanakan pernikahan lintas negara dengan seorang warga negara asal China. Rabu (21/01/26)
Rencana pernikahan yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026 mendatang ini menarik perhatian karena melibatkan prosedur administrasi internasional yang cukup kompleks. Menanggapi hal tersebut, pihak KUA Ajibarang menyambut hangat kehadiran Seriwedari beserta sang ayah untuk memberikan kejelasan prosedur agar prosesi sakral tersebut berjalan legal secara hukum negara.
Penghulu KUA Ajibarang, Isnaeni, memimpin langsung sesi konsultasi tersebut dengan penuh kesabaran dan ketelitian. Beliau menekankan bahwa pernikahan antarnegara memiliki syarat-syarat khusus yang wajib dipenuhi oleh calon mempelai pria, terutama dokumen resmi dari negara asal yang harus tervalidasi.
?"Kami harus memastikan seluruh dokumen dari calon mempelai pria yang berkebangsaan China lengkap dan sah. Ini bukan sekadar administratif, tapi bentuk perlindungan hukum bagi warga kami, Saudari Seriwedari, agar tidak ada kendala di kemudian hari," ujar Isnaeni dengan nada serius namun mengayomi.
?Dalam melayani konsultasi ini, Isnaeni didampingi oleh staf senior Ida Khikmawati dan Muzayyin, seorang CPNS Penghulu yang turut membantu teknis pemberkasan. Keduanya secara detail menjelaskan poin-poin penting, mulai dari surat izin kedutaan (CNI), paspor, hingga legalitas status sipil sang calon mempelai pria yang identitasnya masih dirahasiakan tersebut.
?Inti dari arahan tim KUA adalah kepatuhan penuh terhadap regulasi administrasi. Kerjasama yang baik antara calon pengantin dan petugas KUA menjadi kunci utama kelancaran rencana ini.
?Penjelasan yang komprehensif dan humanis dari pihak KUA Ajibarang membuahkan rasa tenang bagi keluarga. Seriwedari dan ayahnya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan dan bimbingan yang diberikan.
?"Kami merasa sangat terbantu. Penjelasan dari Bapak-Bapak dan Ibu di KUA sangat jelas. Kami akan segera berusaha melengkapi seluruh persyaratan yang diminta agar rencana pernikahan di bulan Februari nanti berjalan lancar," ungkap Seriwedari.
?Melalui pelayanan ini, KUA Ajibarang membuktikan diri bukan hanya sebagai lembaga pencatat administrasi, melainkan sebagai rumah konsultasi yang ramah dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan pernikahan beda kewarganegaraan.
