HUT RI #81

Hadapi Tantangan Era Digital, Penyuluh Banyumas Ikuti Pembinaan Kesehatan Mental

P
Pokjaluh
29 Okt 2026
13x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 29-10-2026 15:42
SHARE

Purwokerto — Dalam upaya menghadapi tantangan dunia digital yang memberikan dampak signifikan dimasyarakat, ratusan Penyuluh Agama serta jajaran pendidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Pembinaan Kesehatan Mental di Aula Al-Ikhlas Kankemenag Banyumas. Kamis (29/10)

Kegiatan yang diinisiasi bekerja sama dengan Gading Counseling and Empowerment Center Purwokerto ini digelar untuk membekali para peserta dalam menghadapi kompleksitas tantangan di era digital, khususnya fenomena kecanduan gawai (gadget) yang kian marak di tengah masyarakat.

Acara pembinaan secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kasubbag TU Kankemenag Banyumas, Naufal Iskandar. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini bagi para garda terdepan pelayanan umat.
"Kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh panjenengan semua yang setiap hari bertemu dengan masyarakat yang memiliki latar belakang dan masalah yang bermacam-macam," ujar Naufal.

Selain para Penyuluh Agama se-Kabupaten Banyumas, kegiatan strategis ini juga dihadiri dan diikuti oleh Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Banyumas, para pengawas madrasah, Guru BK,  serta Pengawas Agama Islam Swasta. Kehadiran lintas profesi ini diharapkan mampu memperluas dampak positif pembinaan mental hingga ke satuan pendidikan dan kelompok masyarakat luas.
Dalam sesi inti, panitia menghadirkan pemateri yang memfokuskan pembahasan pada dua materi utama, yaitu:

  1. Memahami cara kerja otak dan kaitannya dengan kecanduan, guna mengenali dampak psikologis penggunaan teknologi yang tidak terkontrol.
  2. Pendekatan Psikologis dalam menghadapi krisis adiksi, untuk memberikan keterampilan praktis bagi para penyuluh dan pendidik dalam mendampingi masyarakat atau peserta didik yang mengalami kecanduan digital.

Melalui kegiatan ini, Kankemenag Banyumas berharap para penyuluh dan tenaga pendidik semakin siap secara mental dan keilmuan dalam membimbing masyarakat melewati dinamika sosial di era digital saat ini.(tum)