Penyuluh KUA Wangon Laksanakan Bimluh MT Al Irsyad Klapagading di Musala Al Ikhlas Sumberan
Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon, Ni’mah, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada Majelis Taklim (MT) Al Irsyad Klapagading yang kali ini bertempat di Musala Al Ikhlas, Sumberan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat sekaligus memperkuat peran majelis taklim sebagai sarana pembinaan umat di lingkungan masyarakat. Kamis (29/10)
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan. Para jamaah mengikuti bimbingan dengan antusias sebagai bentuk ikhtiar untuk terus menambah ilmu agama dan meningkatkan kualitas ibadah. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat diharapkan mampu mendekatkan layanan bimbingan keagamaan kepada umat secara berkelanjutan.
Dalam penyampaiannya, Ni’mah menegaskan bahwa kegiatan Bimluh merupakan salah satu tugas penting Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat. “Majelis taklim bukan sekadar tempat berkumpul dan mengaji, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan pemahaman agama, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ni’mah.
Sementara itu, jamaah MT Al Irsyad Klapagading menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wangon. Menurut jamaah, kegiatan bimbingan keagamaan sangat bermanfaat untuk menambah wawasan, memperdalam pemahaman ajaran Islam, serta memperkuat semangat dalam menjalankan ibadah. Jamaah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak anggota masyarakat.
Melalui kegiatan Bimluh di Musala Al Ikhlas Sumberan ini, KUA Wangon terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan yang dekat dengan masyarakat, sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Diharapkan, Majelis Taklim Al Irsyad Klapagading semakin berkembang menjadi wadah pembinaan yang aktif, memperkuat kerukunan, serta melahirkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. (srf)
