HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Merancang dan Menyemai Ide-Ide Kepenyuluhan untuk Dakwah yang Berdampak

KUA Wangon
KUA Wangon
28 Okt 2026
13x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 29-10-2026 05:37
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berupaya mengembangkan gagasan dan inovasi dalam pelaksanaan tugas kepenyuluhan. Melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan, para penyuluh merancang serta menyemai ide-ide kreatif guna menghadirkan dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang edukatif, komunikatif, dan bermanfaat. Rabu (28/10)

Kegiatan merancang ide kepenyuluhan dilakukan dengan menggali berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Wangon. Para penyuluh berupaya menyusun materi dakwah yang tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga memberikan solusi terhadap persoalan kehidupan sehari-hari. Tema keluarga sakinah, moderasi beragama, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, pencegahan stunting, hingga penguatan kerukunan umat menjadi bagian dari ruang pengembangan materi kepenyuluhan.

Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zain, menyampaikan bahwa ide-ide kepenyuluhan perlu terus dirawat, dikembangkan, dan diwujudkan dalam program nyata. “Kepenyuluhan bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi bagaimana kita mampu menanamkan nilai-nilai agama yang memberikan perubahan positif bagi masyarakat. Ide yang baik perlu dirancang dengan matang, disemai melalui kerja sama, kemudian diwujudkan dalam kegiatan yang membawa manfaat,” ungkap Zain.

Senada dengan hal tersebut, para Penyuluh Agama Islam KUA Wangon menegaskan pentingnya membangun budaya berbagi gagasan dan saling menguatkan dalam menjalankan tugas. Menurut mereka, setiap penyuluh memiliki pengalaman, potensi, dan pendekatan yang dapat dikembangkan menjadi inovasi bersama. “Kami ingin menghadirkan kepenyuluhan yang lebih kreatif, menyentuh kebutuhan umat, dan mampu menjangkau berbagai kalangan. Dengan saling bertukar pikiran dan berkolaborasi, ide-ide sederhana dapat tumbuh menjadi program yang bermanfaat,” ungkap perwakilan para penyuluh.

Melalui semangat merancang dan menyemai ide-ide kepenyuluhan, KUA Wangon berharap pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan agama semakin berkualitas serta berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat. Sinergi antarpenyuluh menjadi modal penting dalam menghadirkan dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan membangun kerukunan. Dengan komitmen dan inovasi berkelanjutan, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon terus berikhtiar menjadi garda terdepan dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia. (srf)