Pencantuman Label Halal Pada Produk UMKM
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas) – Dinas Kesehatan Kabuparten Banyumas menggelar kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dalam rangka Sertifikasi Produk Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) bagi pelaku UMKM dan industri rumah tangga di Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang diadakan di aula 1 Dinas Kesehatan ini diikuti lebih dari 50 peserta dari 27 Kecamatan se Kabupaten Banyumas. Selasa (30/01).
Pelaksanaan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) merupakan program rutin yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, diadakan setiap bulan dengan menyasar pelaku usaha / UMKM di Kabupaten Banyumas. Dengan mengundang narasumber dari BPOM dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, yang berkaitan dengan ketahanan pangan, halal dan lain sebagainya.
Ketua PD IPARI Kabupaten Banyumas Lubab Habiburrohman, satgas halal Kabupaten Banyumas saat memberikan paparannya sebagai narasumber menjelaskan bahwa pelaku usaha yang telah memperoleh sertifikat halal wajib mencantumkan label halal pada kemasan produk, di bagian tertentu dari produk dan/ atau tempat tertentu pada produk.
“ Pengajuan sertifikat halal bagi UMKM dengan kriteria tertentu dapat menggunakan program SEHATI, dimana program ini gratis melalui self declare bagi pelaku usaha karena disubsidi oleh pemerintah dalam hal ini oleh BPJPH.” Terangnya.
“ Kebijakan halal bagi produk UMKM khususnya makanan dan minuman melalui self declare akan berakhir pada bulan Oktober 2024, dan ini wajib bagi semua pelaku usaha.” Terangnya lebih lanjut.
“ Sedangkan untuk tempat usaha, dimana produknya berbahan baku hewan sembelihan seperti ayam dan daging serta dengan produk berbagai macam jenis maka pendaftarannya menggunakan program regular yang berbayar."
Ditempat yang sama, Endang salah satu peserta PKP mengucapkan syukur Alhamdulillah bisa mengikuti acara penyuluhan tersebut.
“ Setiap kali memasarkan produk kita, pertanyaan dari masyarakat adalah apakah produknya sudah ber PIRT dan sudah halal atau belum ? , makanya hari ini saya bersyukur bisa mengikutinya. Semoga dengan adanya PIRT dan produk halal omsetnya bisa naik.” Ujarnya.(yud)
